Tiga Resort yang Cocok untuk Bersantai di Tanjung Bira

Indonesia , South Sulawesi , Travel Guide / December 1, 2017


Jalan-jalan pas lagi long weekend ternyata repot juga. Semua orang berlomba-lomba untuk short escape, bikin penginapan di tempat-tempat liburan jadi full semua. Inilah yang terjadi saat aku tiba di Tanjung Bira. Walaupun segi pilihan resortnya belum banyak variasinya, tapi semua hotel dan penginapan dibanjiri oleh pengunjung. Sebenarnya akomodasi yang tersedia di Tanjung Bira memang terhitung cukup baik. Hanya saja dari segi pilihan resort belum terlalu banyak dan variatif.
 
 
Setelah perjalanan darat selama kurang lebih 12 jam dari Toraja (yak, dari ujung ke ujung daerah Sulawesi Selatan), kita sampai juga di Tanjung Bira. Perjalanan ini merupakan bagian trip kami nge-explore Sulawesi Selatan dari Tana Toraja – Tanjung Bira Bira selama 5 hari 4 malam.
 
Beda sama Toraja yang lebih bernuansa pegunungan, Tanjung Bira merupakan pesisir Sulawesi Selatan dimana kita bisa menikmati suasana laut dan pantai. 
 
 
Tanjung Bira memang belum seterkenal Bali. Tapi, jangan salah. Bagi teman-teman yang pengen nyari short escape with the best atmosphere, di sinilah tempatnya.
 
Selain ngabisin waktu di pantai, menurut aku salah satu cara oke untuk menghabiskan waktu di Tanjung Bira adalah Resort Hopping 101 (ngarang aja namanya, adaptasi dari Island Hopping lol!). Nah ini bisa jadi jawaban buat mereka yang senasib kehabisan kamar, atau ya lebih pengen on budget kayak kita-kita gini. Tinggal samperin tiap resort yang menarik, dan rasain sendiri nikmatnya suasana di sana tanpa harus menginap.
 
Ini dia 3 resort yang bisa kamu datangi jika berkunjung ke Tanjung Bira: 

1. Woywoy Sunrise Bira

What to do: Overnight stay, good for catching sunrise and relax by the unique pool. Budget for accommodation start from Rp 275,000,-/room/night
 
Kalau kalian tau Brighton Beach, Australia pasti langsung familiar ngeliat foto tempat ini. Tempat ini ga cuma unik untuk foto ala ala, tapi juga terletak di pinggir tebing dengan view langsung ke laut dan merupakan spot untuk melihat sunrise.
 
 

Rumah Beach Hut ala Brighton Beach, Australia

 
Woywoy ini termasuk penginapan yang budget-friendly. Nah karena waktu itu peak season dan kebetulan laku banget (beach hut juga cuma ada 5 kamar), aku cuma sempat nginap semalem disana. Walaupun singkat, banyak banget sih yang bisa kita nikmatin sambil bersantai disana.
 

Beach Hut unik ala Brighton Beach

Kalo kata netizen jaman sekarang sih, Instagrammable banget. Tidak hanya menjual tampilan resort yang menarik, yang aku suka dari tempat ini adalah lokasi kolam renang dan spot santai dengan pemandangannya yang unik.
 
 
 

Kalo pengen dateng kesini untuk foto-foto doang tanpa nginep aku kurang tau peraturannya sekarang, karena waktu itu di hari pertama aku disana memang sistemnya masih dibuka untuk umum tiap jam 11-3 sore namun harus bayar. Tapi karena saat itu malah jelas jadi lingkungan resort jadi rame banget dan ada tamu yang komplain, akhirnya aksesnya ditutup penuh untuk selain tamu. Peraturan dapat berubah sewaktu-waktu.

 

Tempat nyantai yang aku suka dari resort ini

 

 
 

Breakfast with a view

 
 
 

Kolam Renang

Berenang malam-malam juga merupakan pilihan seru, walaupun dinginnya angin malam lumayan minta ampun.

 

Interior gemas

Interior di dalam kamarnya nya juga ga kalah lucu. Tapi yang aku salut disini adalah kebersihan kamarnya tetap terjaga oleh pihak pengelola, walau nuansanya sangat outdoor.

Toiletnya lucu abis ga sih?

 
 
 
 
 

 

Sunrise view

Nah lokasi Woywoy kebetulan tepat berada di spot sunrise, pemandagannya yang waktu itu kami lihat kayak gini. 

Bangun-bangun ngeliat view sunrise depan mata!

 

VIew laut di pagi hari depan penginapan

 
 
 
 

2. Amatoa Resort

Spend time for: Lunch with a view, budget for meal start from Rp 100,000,-
 
Waktu itu aku datang kesini untuk makan siang. Kalau dari segi makanan menurutku standar aja sih untuk harganya yang cukup pricey, tapi lumayan kebayar dengan pemandangannya yang cantik karena Amatoa terletak di pinggir tebing  yang langsung nyambung ke pemandangan laut. Resort ini memang lebih mewah, dan cocok untuk yang honeymoon karena jauh dari keramaian. 
 
Kebetulan interiornya baru aja di renovasi dan di desain dengan nuansa ala Santorini. Yang ikonik dari resort ini adalah tangga yang menuju laut, dan dibawahnya bisa berenang-berenang cantik di pinggir situ. Menurutku nginep disini rame-rame sama temen-temen itu bisa dijadikan opsi, karena jadi bisa nyobain berenang di infinity pool yang pemandangannya langsung ke pemandangan lautan yang indah. Tapi perlu booking jauh-jauh hari karena resort ini juga banyak jadi inceran turis.
 

Tangga di Amatoa Resort menuju laut

 
 
 

Siluet Pulau Liukang Loe di sebrang sana

 
 
 
 
 
  
 

 

3. Cosmos Bungalows 

Spend time for: Evening dinner, budget for meal start from Rp 90,000,- & enjoy access to private beach 
 
Intermezzo sedikit. Jujur, aku cukup kecewa ngeliat Pantai Bira yang kalo di google bagus banget, tapi aslinya…. ramenya minta ampun! Tempatnya sudah cukup menjadi destinasi turis, sehingga dipenuhi kegiatan seperti banana boat. Ada puluhan kapal yang bersandar di dermaga pantai Bira. Itu karena pantai Bira juga tempat bagi orang-orang yg ingin mengunjungi banyak pulau lain, seperti pulauPulau Liukang Loe dan Pulau Kambing. Jadinya biasa-biasa aja dan jauh dari ekspektasi. 
 
Alhasil gara-gara itu, kami berusaha mencari spot pantai yang memang lebih sepi. Selain itu memang ada Pantai Bara yang memang lebih tersembunyi, cuma 20 menit jalan kaki atau 10 menit naik transportasi dari Bira. Namun karena kita nyobain makan di Cosmos Bungalows, kami dapat bonus untuk nyobain private beach-nya. Kapasitas restorannya sangat kecil, jadi waktu itu kami beruntung karena tamu-tamunya lagi pada pergi. Letaknya juga ga jauh dari Pantai Bira, cuma 10 menit jalan kaki.
 

Penginapan di Cosmos Bungalows memiliki konsep Tropical Wood House

 
Kami datang kesana di sore hari, memesan makanan, menghabiskan waktu sore hari di private beach-nya dibawah tangga hingga hari mulai gelap dan air laut mulai pasang. Namun disini bukan spot untuk sunset langsung karena sunset-nya ada di Pantai Bara yang kalau dari situ terhalang oleh tebing. 
 
  
 
 
 

Menikmati private beach menjelang sunset

Dari restoran, kamu bisa turun menaiki tangga menikmati private beach dibawah tebing yang ga kalah cantik. Tempat ini hanya terbuka untuk tamu Cosmos Bungalows, baik tamu menginap maupun yang numpang makan aja kayak kita-kita hehehe.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Menjelang matahari terbenam

 
 
 
 
Cheers,
Sabrina Anggraini