Air Terjun Kembang Soka, Keindahan Di Balik Rimbunan Hutan

Indonesia , Travel Guide , Weekend Getaway , Yogyakarta / April 26, 2018


Bagiku, kota Jogja selalu menyimpan kejutan baru. Salah satunya dalam mengingatkan aku tentang banyaknya kekayaan alamnya. Suatu weekend aku berada dalam posisi dimana aku hanya punya waktu 24 jam di Jogja. Tentu aku nggak mau “diam” aja dan ingin menggunakan waktu yang ada untuk jelajah alam Jogja lebih lanjut. Kali ini, aku memilih untuk pergi explore ke Kulon Progo bersama teman-temanku di Jogja seharian penuh. Salah satu destinasi kita adalah Air Terjun Kembang Soka, air terjun yang cukup terkenal di Kulon Progo yang letaknya di Dusun Gunung Kelir, Pegunungan Menoreh, Girimulyo.

 

Air Terjun Kembang Soka, salah satu air terjun terbaik Kulon Progo

Air terjun ini terkenal karena keindahan airnya yang pada jam-jam terbaiknya berwarna hijau tosca. Warga setempat bercerita bahwa pagi hari antara pukul 6 atau 7 menjadi waktu yang paling tepat untuk berkunjung karena perpaduan cahaya matahari yang cerah dan langit biru memantulkan cahanya ke air terjun sehingga warna air menjadi tosca. Selain itu,dengan belum banyaknya orang yang berkunjung air pun tidak menjadi keruh.

 

View ketika kami sedang turun tangga menuju lokasi air terjun

 

Namun menurutku yang membuat kawasan ini makin spesial karena sepanjang perjalanan kami disuguhkan suasana pepohonan yang asri dan panorama pegunungan indah. Air terjun tersebut memang terletak dibalik hrimbunan hutan. Tapi jangan salah sangka dulu, akses ke dalam kawasan pun air terjun ini nggak sulit, karena kurang lebih kami hanya berjalan kaki sekitar 15 menit menggunakan akses tangga yang sudah disusun dengan rapih oleh warga. Salut sekali dengan warga setempat karena wilayah ini masih dikelola oleh masyarakat lokal secara penuh. 

 

Kami diantar oleh salah satu warga pengelola kawasan wisata sambil diceritakan beberapa titik-titik menarik disana. Kami pun belajar bahwa kata “Kembang” Soka berasal dari bunga kembang soka yang banyak mekar di kawasan wisata ini, walaupun saat itu kami tidak menemukan bunganya secara langsung karena lagi nggak musim. 

 

 

Kolam alami berwarna hijau tosca

 

Kolam berwarna tosca yang dikelilingi pepohonan rindang

 

Di dalam kawasan Air Terjun Kembang Soka, ada sebuah kolam kecil tempat bersantai dengan nuansa rainforest karena layaknya dikelilingi oleh hutan belantara. 

Uniknya bebatuan Air Terjun Kembang Soka

 

Salah satu spot di air terjun kedua

 

Selain airnya yang berwarna hijau tosca di waktu tertentu, karakteristik air terjun kembang soka adalah aliran air jernihnya yang mengalir di bebatuan berwarna kuning. Sementara tebing yang berada di sisinya berwarna merah marun.

 

Bersama cewe-cewe petualang!

 

Terdapat dua air terjun utama; Air Terjun Pertama dan Kedua Kembang Soka. Suara deras air yang mengalir dan teriknya hari itu bikin kita nggak ragu untuk nyebur! Dan begitu nyebur, airnya terbukti seger banget! Bagi yang awalnya nggak ekpikiran untuk nyebur juga tenang aja, karena disana juga ada fasilitas menyewa baju atasan dan bawahan seharga Rp 5,000 ataupun ada warga lokal yang menjual baju atasan sebagai gantinya. Waktu itu kita nggak ada yang nyoba jasa sewanya sih, jadi coba sendiri, ya!

 

Acting all stupid when you’re having fun~

 

Namaste!

 

 

Selain menunjukkan cerita dibalik Air Terjun Kembang Soka. Bapak yang mengantarkan kami juga berkata bahwa ada beberapa sumber mata air di wilayah air terjun kembang soka. Diantaranya ada mata air soko, kali miring dan tok jaran. Katanya di mata air terakhir, Tok Joran, itu merupakan mata air yang memiliki rasa paling enak dibanding yang lain. Pas dicobain, ternyata benar! Rasanya 11:12 lah sama minuman air kemasan di supermarket. Akhirnya sebelum menanjak keluar, kami isi ulang botol minum kami dengan air asli dari mata air tersebut.

 

Nyobain minum langsung dari mata air Tok Joran. Rasanya emang beneran berasa air putih kemasan yang dijual di toko-toko

 

Oh iya, mata air ini tergantung musim juga lho ya. Katanya kalau sedang musim kemarau, mata air tersebut akan mati.

 

Salah satu mata air di wilayah air terjun yang dapat di minum

 

Cara Menuju ke Air Terjun Kembang Soka

Lokasi Air Terjun Kembang Soka tergolong udah untuk di akses oleh baik oleh mobil maupun motor karena jalanannya sudah beraspal. Namun sebelum kita menemui jalanan beraspal tersebut, kamu mungkin akan melewati rute tanjakan ataupun jalanan yang berbatu karena masih belum diaspal secara total, sehingga kita masih perlu hati-hati dalam perjalanan.

 

Fasilitas

  • Sewa celana dan baju ganti (satu set seharga Rp 5,000)
  • Parkir mobil: 5,000/mobil
  • Parkir motor: 5,000/motor
  • Musholla

 

Biaya masuk

  • Warga lokal: Rp 15,000/orang
  • Turis mancanegara: Rp 30,000/orang

 

Jam Buka

Kawasan Air Terjun Kembang Soka buka dari “sepaginya”, kurang lebih jam 6 hingga tutup pada jam 5 sore.

 

Waktu terbaik untuk berkunjung 

Menyambung informasi yang sudah aku sebutkan di paragraf kedua teratas, warga mengatakan bahwa waktu terbaik adalah pagi hari antara pukul 6 atau 7 agar warna tosca kolam dan air terjunnya terlihat lebih pekat.

 

Tempat parkir wilayah Air Terjun Kembang Soka

 

Map menuju Air Terjun Kembang Soka

Pintu masuk Air Terjun Kembang Soka

 

 

Cheers,

Sabrina Anggraini