Pemecah Ombak Pantai Glagah yang Banyak Diburu Pengunjung

Indonesia , Travel Guide , Weekend Getaway , Yogyakarta / May 5, 2018


Pantai di Yogyakarta memang tak terhitung banyaknya. Namun kali ini aku ingin mengupas soal pantai yang memiliki ciri khas tersendiri karena ia memiliki pemecah ombak berupa tetrapod beton, yaitu Pantai Glagah di Kulon Progo
 
 
Mungkin ini bukan pantai yang cocok untuk dituju kalau kamu ingin mencari pantai dengan pasir putih karena pasir disini pada dasarnya cenderung hitam. Bukan juga pantai yang cocok untuk kamu yang ingin pergi ke tempat yang sepi karena sudah ramai pengunjung. Namun yang seru untuk kita lihat disini adalah ombak-ombak besar yang terpecah oleh pemecah ombaknya disini. Apalagi Pantai Glagah termasuk salah satu pantai di Jogja dengan ombak yang cukup besar.
  

Pantai Glagah: Dermaga panjang dengan tetrapod pemecah ombak

Ketika sampai di Pantai Glagah, kamu akan sadar bahwa Pantai Glagah memang memiliki gelombang ombak yang cukup besar. Maka dari itu dibangunlah tetrapod di kawasan pantai. Tetrapod terbuat dari struktur beton berkaki empat yang berfungsi sebagai pemecah ombak.
 

Tetrapod pemecah ombak sepanjang dermaga Pantai Glagah

 
 
Nah ditengah-tengah tetrapod tersebut dibangunlah sebuah dermaga panjang dimana kamu bisa jalan ke arah tengah laut. Disinilah kebanyakan pengunjung mengabadikan memori mereka dalam bentuk foto, dimana pada mau ambil foto dengan latar belakang ombak yang besar dimana pecahan ombaknya akan besar dan tinggi. 
 
Namun perlu hati-hati kalau kamu termasuk yang ingin  berburu foto dengan latar belakang ombak, terutama saat air pasang. Salah-salah sedikit pengunjung bisa terseret ombak. Di ujung dermaga ada pembatas yang tidak boleh dilewati oleh pengunjung, karena kita ingin menghindari jika kita melewati batas tersebut dan seketika ada ombak laut yang begitu besar. Namun saat itu memang masih ada saja pengunjung yang nekat melewati pembatas tersebut. 
 

Hebohnya orang-orang saat ombaknya mendadak besar! Nah kan, jangan nekat-nekat deh ngelewatin tali pembatas kuningnya!

  

 
Saat di dermaga, kami menghabiskan waktu dengan menanti-nanti saat dimana ombak besar bertemu dengan pemecah ombak.
 
 
 
 
 

Jajanan kelapa muda yang bisa jadi “obat” cuaca panas. Harganya Rp 5.000.

 

Spot-spot yang dibangun oleh warga untuk berfoto

 

 

Laguna Pantai Glagah

 

Kapan lagi foto sama Doraemon di pantai

 
Dari dermaga, kamu juga bisa melihat laguna Pantai Glagah. Saat itu kebanyakan dipenuhi oleh anak-anak berlarian di pinggir pantai, karena memang Pantai Glagah ini ramah keluarga. Saat itu kami datang pada siang hari dan cuacanya begitu panas. Untungnya di dermaga tersedia jajanan seperti kelapa muda ataupun jajanan pasar lainnya untuk mengisi perut sementara. Pantai ini sudah cenderung ramai dan dijadikan tempat wisata yang umum sehingga jajanan cukup tersedia.
 
 
 
 
 

Pasar Glagah: Dari madu fresh hingga jajanan seafood

Sebelum memasuki wilayah Pantai Glagah, kami melewati Pasar Cinderamata Pantai Glagah terlebih dahulu. Di sebelah pintu masuk pasar pun bagian depan kami melihat banyak warga yang rame-rame naik perahu yang berkeliling di tepi pantai.
 
 

Wisata keliling laguna pakai perahu. Biayanya Rp5.000/orang untuk keliling selama 30 menit

 

Foto seadanya dengan fokus yang ngaco :”)

 

 
 
Di dalam pasar ada beberapa kearifan lokal yang kami temui. Banyak jajanan seafood seperti udang goreng, rumput laut goreng, ataupun beragam jualan ikan hias, keong hias (walaupun aku sebenarnya kasian sih sama yang ini!), madu, toko baju, dan lain-lain.
 
 
 
 
Nah yang menarik disana kita menemukan madu natura yang diambil langsung dari sarang lebah, sehingga madu ini masih terbilang sangat fresh. Ada yang warnanya tua dan muda, dimana perbedaan warna itu dipengaruhi oleh asal sarang lebah tersebut, seperti bambu ataupun pohon. Harganya pun beda-beda antara yang tua dan muda. Yang warnanya tua pun rasanya seperti perpaduan antara madu dan kopi!
 

Madu fresh yang dijual di Pantai Glagah

 
 
 
 
 

Mainan semasa SD: Ikan hias beserta rumah-rumahnya

 
Selain itu ada hiburan untuk warga, seperti dari kolam renang untuk anak. Karena pantai ini memang ramah keluarga dan saat itu kami datang pada hari minggu memang saat itu pantai banyak dipenuhi oleh anak-anak.
 
 

 

Waktu terbaik untuk berkunjung

Saat weekend, pantai Glagah memang cukup ramai karena ia merupakan rekreasi wisata yang sudah terkenal di Kulon Progo.  Jadi kalau kamu ingin datang di saat lebih sepi, datang saat weekdays akan lebih baik. Selain itu, katanya disini kita juga bisa melihat sunset langsung dari dermaga, jadi bisa juga datang dari sore hari sambil menunggu matahari terbenam.

 

Karena aku nggak kesini sampai waktu sunset, ini aku pinjam foto dari shutterstock. Katanya sih bagus juga datang di sore hari sambil menunggu sunset (Sumber: Shutterstock)

 

Cara menuju ke Pantai Glagah

Waktu tempuh: Kalau kamu berangkat pusat kota Jogja, total tempuh kurang lebih 1,5 jam.
 
Rute: Melalui Jalan Godean lalu keluar di Ringroad Barat, lalu lewati Jalan Wates baru ke arah Kulon Progo. Masuk kabupaten Kulon Progo sampai ke arah pantai glagah dengan mengikuti jalur Jalan Raya Wates menuju Purworejo, setelah itu setelah melihat papan petunjuk, belok ke kiri menuju Pantai Glagah. 
 

Pantai Glagah

 

Biaya

Pintu masuk wilayah Pantai Glagah: Rp 5,000/orang
Masuk Pantai Glagah: Gratis
Biaya parkir mobil: Rp 5,000/mobil
Biaya parkir motor: Rp 3,000/motor
Biaya berkeliling laguna menggunakan perahu: Rp 5,000/orang  selama 30 menit
Biaya berkeliling laguna menggunakan kano: Rp 20,000/orang  selama 30 menit
 
Note:
  • Harga-harga tersebut bisa mengalami kenaikan pada musim liburan.
  • Ada biaya tambahan di beberapa spot foto buatan di dalam pantai (seperti spot foto ala perahu Titanic)

 

 

Itinerary

Kunjungan ini adalah bagian dari One Day Trip: Explore Kulon Progo

Rute trip:

Pesisir Bunga Matahari – Pantai Glagah – Air Terjun Kembang Soka

Di Pantai Glagah, aku hanya menghabiskan waktu hanya kurang lebih satu jam, setelah itu nyambung lagi ke Air Terjun Kembang Soka.

 

Cheers,

Sabrina Anggraini