10 Kesalahan yang Paling Umum Dilakukan Saat Traveling dan Cara Menghindarinya

Travel Tips / September 5, 2018


 

Bicara soal traveling, mau itu perjalanan pertama kamu keluar negri, atau kamu sering trip beberapa kali dalam sebulan, seringkali kita membuat kesalahan yang membuat kita lumayan sakit kepala, atau bahkan bisa mengacaukan trip kita. Kabar baiknya, dengan perencanaan yang lebih matang kita bisa lho menghindari kesalahan-kesalahan yang umum yang biasa dilakukan traveler saat traveling. Ini dia kesalahan umum itu dan tips menghindarinya agar bisa #RencanakanLebih perjalanan kamu.

 

1. Tidak menyisihkan waktu yang cukup di antara penerbangan

Penerbangan itu bisa unpredictable banget. Kebayang kan perasaan nggak enak kalau kita ada non-connecting flight dalam waktu berdekatan, dan penerbangan pertama kita delay. Pastinya trus kita deg-degan mikirin takut ketinggalan penerbangan selanjutnya, belum lagi kalau harus lari-lari di bandara, dengan Risiko paling besar ya ketinggalan pesawat!

Kalau kamu beli non-connecting flight, lebih baik berikan jeda waktu mulai dari 5 jam, yang sebenarnya tergantung besarnya airport (inget banget dulu aku pernah lari-lari di bandara Dubai karena gede banget!). Selain itu pertimbangkan jauhnya perjalanan selanjutnya, dan track record delay pesawat kamu.

Lebih baik menunggu lama daripada tertekan, apalagi rugi!

 

Drama apapun bisa terjadi di airport

 

2. Overpacking

Akibat “overpacking” tanpa perencanaan di New York, tahun 2014. Aku bawa 1 extra koper kecil, dan ternyata cuma bisa menitipkan satu koper di hostel. Padahal gak semua baju aku pakai, dan sebenernya nggak perlu koper ini. Alhasil pergi ke Central Park pun bawa koper!

 

Memang sangat menggoda untuk pergi bawa baju favorit kita sebanyak-banyaknya. Tapi dampaknya kalau nggak diperhatiin, bisa aja pulangnya jadi harus keluar biaya untuk extra bagasi, terutama kalau kita banyak belanja, dan kita juga sebagai orang Indonesia yang kadang cenderung beli suvenir oleh-oleh.

Tips untuk menekan overpacking ini adalah coba rencanakan kira-kira setiap harinya akan menggunakan baju apa. Mungkin terdengar terlalu niat, tetapi lebih baik diperkirakan dibanding bawa baju yang ujung-ujungnya nggak kita pakai dan membawa beban yang sia-sia. Sisahkan juga space kosong untuk barang yang tidak terduga seperti belanjaan ataupun oleh-oleh.

Jangan lupa riset cuaca destinasi kamu, sehingga jangan sampai salah kostum juga!

 

3. Menaruh semua uang cash kamu dalam satu tempat

Kalau traveling dan membawa cash yang banyak, lebih baik kita sebar uang tersebut di berbagai spot. Ada yang di dompet, ada yang di bagian depan atau belakang tas ada yang di tas tenteng, ada yang mungkin saat jalan-jalan tidak diperlukan ditinggal di koper. Hal ini bisa menghindari resiko hilangnya semua uang kamu kalau ada yang copet, ataupun misalnya dompet hilang. 

 

4. Tidak mengambil uang cash dengan currency lokal secukupnya

Biasanya kalau sampai di airport, kadang kita langsung mengambil taksi bandara, atau bisa aja alat gesek kartu di kasir yang rusak. Walaupun kita sudah masuk era cashless dimana banyak wallet online, tetapi masih perlu kita jaga-jaga membawa cash, terutama kalau lagi traveling ke negara berkembang. Tuker uang cash di negara asal kita biasanya lebih murah dibandingkan tuker uang di bandara, jadi lebih baik dipersiapkan sebelum berangkat.

Saat mampir ke jajanan pinggir jalan ataupun pasar lokal pun kita pastinya masih harus bayar menggunakan cash. Lumayan kan bisa cobain jajanan lokal.

 

Nyobain jajanan di Myeongdong, South Korea pun masih perlu pakai cash, guys!

 

5. Membuat itinerary yang terlalu padat

Ini kesalahan yang sering aku buat juga. Kadang bisa jadi kita terlalu penasaran untuk mampir ke banyak destinasi dan membuat itinerary yang terlalu padat, hingga kita lupa bahwa bisa aja banyak hal tak terduga terjadi di lapangan. Berikan waktu untuk “bernafas” jika kamu membuat itinerary perjalanan dan terbukalah untuk perubahan. Pada akhirnya, yang penting kita enjoy setiap momen dan santai dalam perjalanan.

Pada akhirnya, esensi traveling adalah untuk bersantai

 

6. Persiapkan barang-barang esensial dalam daypack atau hand luggage 

Ini peristiwa yang mungkin belum tentu terjadi ke semua orang, namun bisa saja terjadi karena alasan teknis dari maskapai, yaitu bagasi kita sampainya telat di destinasi. Nah buat antisipasi hal ini, siapkan barang-barang penting dalam daypack atau hand luggage kalian, seperti sikat gigi, cuci muka, hingga satu set baju ganti. Ini penting untuk menghindari pengeluaran beli lagi barang-barang penting seperti itu.

 

Walaupun koper telat tiba di Manchester, masih survive pergi keliling Manchester dengan baju yang sudah digunakan selama 24 jam lebih!

 

 

7. Tidak mencatat pengeluaran uang dengan baik saat traveling

Seringkali kita lupa uang kita dipakai apa aja ketika traveling. Lebih parah lagi, kalau kita nggak sadar tiba-tiba uang kita habis karena nggak kita catat! Lakukan pencatatan dan self-monitoring setiap pemasukan maupun pengeluaran, dan ini nggak berlaku hanya saat jalan-jalan, tapi sehari-hari juga, lho. Biasanya aku pakai aplikasi MoneyLover di iOS untuk mencatat pengeluaranku dalam trip. Kan lumayan juga, saat pulang kita jadi tau rekap pengeluaran kita dan bisa memberi tips kepada teman-teman.

 

8. Terlalu memaksakan liburan tanpa financial planning yang matang

Kadang, saking pinginnya pergi liburan, kita bisa saja begitu tanggal gajian uangnya langsung langsung pakai buat liburan. Ets, jangan langsung bikin keputusan, pastikan kita sudah membuat perencanaan yang matang tentang keuangan kita.

Aku belajar dari Blogger Gathering #RencakananLebih AXA Financial Indonesia bahwa kita harus membuat pos-pos pengeluaran dalam financial planning pribadi kita, seperti alokasi pos sosial (2,5% – 10%), pos utang (30%), pos masa depan (20%), pos biaya hidup (40%), post gaya hidup, termasuk untuk liburan (15%).

 

Yuk melihat ke masa depan~ lol!

 

 

9. Terlalu sibuk foto-foto hingga lupa enjoy the moment

Di era sosial media ini, seringkali kita terlalu sibuk untuk mengambil foto terbaik saat traveling. Memang, tidak ada yang salah dengan itu, tapi jangan lupa untuk mengambil foto dengan caramu yang pusing dan enjoy the moment! Nggak usah terlalu psing mikirin apakah foto kamu sudah terlihat bagus sesuai standar yang ada.

 

Workshop fotografi dari Yuniadhi Agung, Senior Photographer Harian Kompas dalam Bloggers Gathering #RencanakanLebih oleh AXA Financial Indonesia

 

Di acara Bloggers Gathering #RencanakanLebih, Yuniadhi Agung, Senior Photographer Harian Kompas menjelaskan perspektif berbeda dia dalam foto mengambil foto, dalam tidak hanya membuat foto yang bagus, tapi juga menarik. Perspektif yang ia ambil adalah mengambil momen, dan bagaimana agar foto tersebut harus “bercerita”. 

 

“Fokus itu penting. Tak ada foto jelek karena tiap orang punya selera sendiri”

Yuniadhi Agung, Fotografer – Harian Kompas

 

10. Tidak mempersiapkan Travel Insurance

 

Ketika traveling sendiri di Edinburgh, UK, foto selfie pake Gorilla Pod!

 

Banyak sekali hal tak terduga yang bisa terjadi ketika kita traveling, terutama kalau kita lagi pergi ke tempat jauh yang kita nggak familiar. Itulah mengapa mempersiapkan diri dengan travel insurance merupakan salah satu cara untuk meminimalisir resiko ketika traveling.

Salah satu cerita menarik lain dalam Bloger Gathering #RencakanLebih adalah dari Susan & Adam dari @pergiduludimana salah satu pengalaman traveling menarik mereka adalah saat pergi ke Columbia sebagai salah satu destinasi wisata yang tingkat kriminalitasnya tinggi dan bisa saja orang berniat jahat pergi berkeliaran dengan senjata. Selain harus hati-hati saat berada di destinasi, penting juga kita untuk mempersiapkan rencana jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

 

Sharing dari Susan & Adam, Travel Blogger @pergidulu dalam Bloggers Gathering #RencanakanLebih oleh AXA Financial Indonesia

Pak Ahmad Ali, Financial Planner AXA Financial Indonesia

 

Jadi, apa kamu masih merasa asuransi itu tidak penting? Pelajari dulu yuk pentingnya punya asuransi dalam perjalanan kamu, salah satunya kamu bisa ikut #RencakanLebih dengan AXA Financial Indonesia.

 

Apa itu AXA Financial Indonesia?

AXA Financial Indonesia adalah perusahaan asuransi jiwa yang merupakan bagian dari AXA Group yang menawarkan solusi perlindungan seperti asuransi jiwa dan asuransi kesehatan. Saat ini, Axa Financial Indonesia didukung oleh tiga jalur distribusi yaitu keagenan, telemarketing dan alternatif (digital).

 

Apa aja yang manfaat Asuransi Kecelakaan diri dari AXA Financial Indonesia?

Manfaat yang dirasakan tidak hanya untuk kamu, tapi bisa juga buat orang-orang sekitar kamu, tergantung produk asuransi yang kamu beli. Produk asuransi lain yang ditawarkan oleh AXA Financial Indonesia:

  • Asuransi jiwa: Maestro Infinite Protection
  • Asuransi kecelakaan: AXA Protection Care
  • Asuransi kesehatan: Maaestro OptimaCare, Maestro Protection Care
  • Unitlink: Maestro Prestige Link
  • Syariah: Proteksi Amanah Syariah, Maestro Syariah Golen Years Plan

 

Selain itu, ada keuntungan apalagi berasuransi dengan AXA Financial Indonesia?

  • Memiliki portal AXA Direct https://portal.axa.co.id/direct yang dapat memudahkan kamu dalam mengakses informasi hingga membeli produk asuransi dimana saja dan kapan saja.
  • AXA Financial Indonesia memiliki 52 kantor pemasaran di seluruh Indonesia dan lebih dari 6.000 agen serta tenaga pemasar bersertifikat. Informasi yang bisa di dapatkan dari kantor cabang klik www.axa.co.id/direktori/kantorcabang/
  • Memiliki produk beragam untuk kebutuhan di seluruh tahap kehidupan mulai dari asuransi jiwa, asuransi kecelakaan hingga savings.
  • AXA Financial Indonesia dilengkapi oleh layanan Express Claim dan Whatsapp Claim melalui (021) 30059999 untuk nasabah agency dan (021) 30056800 untuk nasabah telemarketing dan e-commerce. Ada juga layanan live chat melalui www.portal.axa.co.id/direct

 

 

 

Masih belum percaya? Cobain dulu kesempatan untuk dapat asuransi murah sekaligus tiket Kompas Travel Fair gratis!

Kalau udah ada asuransi, sekarang tinggal cari tiket murah buat jalan-jalan bukan?

Kabar baik, karena dengan dulu membeli asuransi seharga Rp 25,000 di http://bit.ly/AXAxKTFBlogCompkamu bisa mendapatkan Asuransi Kecelakaan Diri senilai IDR 20.000.000 dari AXA Financial Indonesia dan TIKET GRATIS Kompas Travel Fair 2018 yang akan diadakan pada tanggal 7, 8, 9 September di Jakarta Convention Center.

 

 

Bareng teman-teman blogger di acara Bloggers Gathering #RencanakanLebih oleh AXA Financial Indonesia

 

Jadi, tunggu apalagi? Yuk #RencakanLebih perjalnaan kamu selanjutnya dengan lebih baik, dan juga lebih aman bersama AXA Financial Indonesia.

 
 
Cheers,
Sabrina Anggraini