Rayakan Hari Tani Nasional, CROWDE dan Kultara kunjungi Kota Tangerang

Indonesia , Tangerang / October 9, 2018



Jakarta, 30 September 2018. Memperingati Hari Tani Nasional yang jatuh pada tanggal 24 September lalu, CROWDE mengadakan acara bertajuk “Sehari Bertani ke Kampung Bekelir – Tangerang”. Mengusung konsep one day trip, acara tersebut dihadiri oleh anggota komunitas agrikultur di Indonesia, dan bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kota Tangerang, Generasi Pesona Indonesia, serta Kultara (Kultur Nusantara), sebuah social enterprise yang berfokus memberikan pengalaman trip berdampak dalam pengembangan wisata Indonesia

 

Hari Tani Nasional yang menjadi sebuah hari spesial untuk para petani. Diperingati sebagai momen lahirnya Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA 1960) yang mengatur hak-hak dan kewajiban petani agar dapat menjamin kesejahteraan petani dan juga bangsa.

 

Momen Hari Tani Nasional ini dimanfaatkan oleh Crowde dan Kultara untuk dapat memberikan pengalaman trip yang juga berdampak bagi permasalahan destinasi tersebut sekaligus mengembangkan potensi pariwisata kota Tangerang.

 

 

“Hari ini adalah hari yang kami jadikan sebuah kesempatan untuk memberikan apresiasi kepada para petani yang sudah berkeringat untuk menyajikan makanan ke piring yang biasa kita nikmati sehari-hari”, ungkap Yohanes Sugihtononugroho, CEO CROWDE.

 

Wajah kampung bekelir dulu terlihat kumuh, namun sekarang telah bertransformasi menjadi kota pariwisata berkat ilustrasi mural serta grafiti dari para seniman-seniman hebat. Selain itu, komitmen masyarakat di sana yang secara mandiri mau memproduksi makanan dari hasil mereka bercocok tanam. Produk yang dihasilkan, seperti keripik terong, serta sayuran-sayuran organik produksi kelompok perempuan tani setempat.

 

“Agenda utamanya adalah bertemu dengan kelompok perempuan tani di sana. Mereka benar-benar bisa memperlihatkan semangat wanita yang berkecimpung di dunia pertanian”, tambah Yohanes.

 

 

Dulu, kampung bekelir rutin terkena banjir, namun berkat adanya sebuah inovasi dari urban farming yang dijalankan oleh kelompok perempuan tani, lingkungan di kampung tersebut sekarang menjadi lebih bersih dan hijau.

 

“Kami senang mendapat kesempatan berkolaborasi bersama CROWDE. Di Hari Tani Nasional ini kami berkunjung ke kota Tangerang untuk melihat bahwa jalan-jalan dan bertani itu tidak melulu harus jauh sampai desa, di kota pun bisa. Kami berharap dari kegiatan jalan-jalan dan belajar ini akan lebih banyak orang yang mengapresiasi kegiatan bertani” ujar Sabrina Anggraini, Co-Founder Kultara.

 

CROWDE dan Kultara juga mengadakan workshop atau pelatihan bercocok tanam. Dengan dipandu oleh salah satu petani CROWDE, ingin menunjukkan betapa mudahnya kegiatan bertani. Dengan teknik sederhana, bermodalkan daur ulang sampah botol plastik hingga busa sofa bekas, dapat menghasilkan tanaman hias cantik yang tidak membutuhkan perawatan sulit.

 

Mengingat kerja keras petani Indonesia untuk bisa memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri, mereka perlu mendapat apresiasi. “Di Hari Tani Nasional ini, kita bisa mengapresiasi kerja keras petani dengan bantu tingkatkan kesejahteraannya secara bergotong-royong”, tutup Yohanes.

 

Sebanyak lebih dari 20 ribu investor yang telah bergabung, CROWDE berkomitmen membantu memaksimalkan usaha petani di Indonesia. Tidak terbatas pada pemberian permodalan, CROWDE juga berperan dalam menyalurkan hasil panen petaninya. Selain itu, untuk terus memberi tambahan ilmu pengetahuan kepada para petani Indonesia, CROWDE juga membentuk paguyuban petani yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia.